Sebagai langkah penting untuk mempercepat transisi ekonomi sirkular Eropa, industri daur ulang tekstil telah mengeluarkan tuntutan resmi untuk regulasi Uni Eropa yang menetapkan target kandungan daur ulang wajib dengan prioritas eksplisit yang diberikan pada jalur daur ulang Tekstil-ke-Tekstil (T2T). Dorongan strategis ini mengakui bahwa langkah-langkah sukarela saja tidak dapat mengubah model linier industri tekstil dan bahwa kerangka peraturan harus secara khusus mendukung daur ulang T2T sebagai solusi sirkular yang lebih disukai.

Semakin banyak merek yang menawarkan diri sebagai 'berkelanjutan', tetapi sebagian besar masih bergantung terutama pada PET daur ulang mekanis dari botol - strategi yang menurunkan kualitas dan tidak mengatasi masalah limbah tekstil yang meningkat. Dokumen kebijakan sektor ini menjelaskan kurangnya undang-undang kandungan daur ulang yang mengikat dan wajib, yang akan menjadi landasan bagi T2T (Transportasi ke Transportasi), tanpa itu investasi infrastruktur daur ulang tidak akan terarah dengan baik dan ekspor atau pembuangan tekstil ke tempat pembuangan sampah akan tetap dilakukan secara besar-besaran di Eropa.
Perkembangan regulasi ini membawa implikasi signifikan bagi rantai pasokan global. Seiring dengan langkah Uni Eropa menuju penerapan aturan wajib kandungan daur ulang melalui Regulasi Desain Ramah Lingkungan untuk Produk Berkelanjutan (ESPR), merek-merek di seluruh dunia perlu dengan cepat menyesuaikan strategi pengadaan mereka untuk memasukkan material daur ulang T2T yang terverifikasi. Pergeseran ini menghadirkan tantangan sekaligus peluang bagi penyedia solusi material inovatif yang berdedikasi untuk memajukan teknologi daur ulang T2T.
Perusahaan seperti Yooretex merupakan contoh inovasi teknologi yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan regulasi di masa mendatang. Didirikan khusus untuk mengatasi limbah tekstil global melalui solusi daur ulang T2T (Transportasi ke Tekstil) yang canggih, Yooretex mengubah tekstil yang dibuang menjadi material berkinerja tinggi tanpa mengorbankan kualitas. Saat Uni Eropa mempertimbangkan regulasi yang akan memprioritaskan daur ulang T2T, para pelopor seperti Yooretex berada di posisi yang tepat untuk membantu merek-merek menavigasi transisi menuju sumber daya sirkular sambil memenuhi persyaratan kandungan daur ulang wajib di masa depan.
Keputusan Komisi Eropa yang akan datang mengenai persyaratan ESPR khusus tekstil, yang diperkirakan akan dikeluarkan pada akhir tahun 2026, dapat secara fundamental membentuk kembali arus tekstil global. Dengan menetapkan target kandungan daur ulang wajib yang secara eksplisit mendukung daur ulang T2T, para pembuat kebijakan akan mengirimkan sinyal pasar yang kuat yang mempercepat investasi dalam infrastruktur sirkular sekaligus mengurangi ketergantungan pada sumber daya mentah. Pendekatan regulasi ini selaras sempurna dengan misi Yooretex untuk menunjukkan bahwa daur ulang T2T bukan hanya keharusan lingkungan tetapi juga jalur yang layak secara komersial menuju transformasi industri tekstil. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut.CONTOH GRATIS dan email:alexandre@yooretex.comMari kita bangun masa depan tekstil yang bermanfaat bagi manusia, merek, dan planet ini.

Referensi:
